Surat Rindu Untuk Harimu
Hai apa kabarmu? Semoga kabarmu selalu baik dan menyenangkan. Masih ingatkah kamu padaku? Seorang perempuan yang bahkan hampir empat tahun menemanimu, pernah menjadi alasanmu untuk tersenyum, marah, bahkan untuk bangun lebih awal agar kamu bisa menjemputku untuk bertemu? Ini adalah surat yang tak akan aku sampaikan secara langsung padamu, Aku takut akan suatu hal kau akan merobeknya, membuangnya, dan membiarkan tenggelam dalam air hujan yang mengalir deras sore ini. Masih kau simpan coretan-coretan manisku? Tentangmu. Bukan aku lupa untuk mengingat hari di mana kamu lahir, bukan karena aku lepas dari bagian hidupmu. Bukan karena itu aku tidak memberikan ucapan apapun. Aku tulis surat ini sehari setelah tanggal ulang tahunmu, biasanya hari itu kita merayakan dengan cinta. Jangan khawatir aku sudah jauh hari menyiapkan kado yang mungkin tak seistimewa dulu. Kali ini tanpa Aku. Aku menulis surat ini dengan sangat hati-hati, karena aku takut meneteskan kembali air mataku. Wa...